Kabar Dampak Donasi
Lihat bagaimana kontribusi Anda membawa harapan dan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan

Perjalanan tersebut tidak ringan. Rahmat harus berjalan kaki selama tiga hari menembus hutan untuk mencapai kampung halamannya.
Total 6 hari perjalanan keluar-masuk hutan ia tempuh. Hingga akhirnya Rahmat tiba di wilayah Galela dan bertemu kembali dengan ibu serta saudara-saudaranya. Kepulangan itu bukan hanya pertemuan keluarga. Ia juga menjadi ruang pengabdian.
Pengasuh pembinaan suku Togutil, Ustadz Rahman Saha, menyampaikan bahwa Rahmat kini telah menunjukkan perubahan yang sangat berarti. “Dulu ia datang masih kecil dan belum bisa membaca. Hari ini, ia berdiri menyampaikan tausiyah di hadapan masyarakat,” ujarnya.

Buah dari Amanah Zakat
Capaian ini merupakan buah dari pembinaan yang dijalankan secara berkelanjutan. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan sungguh-sungguh mampu melahirkan sumber daya unggul, bahkan dari komunitas suku terasing.
Pada Ramadhan mendatang, Rahmat dijadwalkan mengikuti safari dakwah di berbagai wilayah Maluku Utara. Langkahnya menjadi simbol harapan. Amanah umat yang dikelola dengan baik telah bekerja. Ia tidak hanya membantu bertahan hidup, tetapi juga menumbuhkan pemimpin dakwah dari pedalaman.