Kabar Dampak Donasi
Lihat bagaimana kontribusi Anda membawa harapan dan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan
Di tengah keterbatasan, para guru mengaji terus berjuang mendedikasikan diri untuk mencerdaskan anak bangsa. Menyadari peran vital ini, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Utara mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan sembako kepada para pejuang ilmu agama.
Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Wahyuni, seorang guru mengaji berusia 70 tahun yang tinggal di Jln Kampung Timur RT. 31, Nunukan Barat. Meski usianya tak lagi muda, semangatnya untuk mengajar tak pernah padam. Di TPQ At-Taubah, ia dengan sabar membimbing delapan orang muridnya agar lebih dekat dengan Al-Qur’an.

Menyalakan Cahaya Kebaikan di Balik Keterbatasan
Bantuan yang diserahkan BMH Kaltara terdiri dari 20 kg beras, satu piring telur, terigu, dan gula. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup Ibu Wahyuni.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada BMH Kaltara atas bantuan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan murid-murid saya,” ujar Ibu Wahyuni dengan haru.
“Meskipun kadang tak ada tunjangan, saya yakin apa yang saya lakukan ini akan membawa berkah,” ungkapnya optimis.
Kepala Divisi Program Pemberdayaan (Prodaya) BMH Kaltara, M. Nor Komara, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi kepada para guru mengaji.
“Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Di balik perjuangan mereka, cahaya kebaikan terus menyala dan menginspirasi,” jelas M. Nor Komara.
Peran BMH dalam Mendorong Kemaslahatan Umat
Penyaluran sembako ini menjadi bagian dari komitmen BMH untuk berbagi dan mendorong kemaslahatan umat, terutama dalam mendukung perjuangan para pendidik agama.
BMH yakin bahwa dengan mendukung para guru mengaji, mereka ikut serta dalam membangun fondasi moral dan spiritual generasi masa depan.
Upaya ini menegaskan posisi BMH sebagai lembaga yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk pembinaan mualaf, masyarakat pedalaman dan program pemberdayaan lainnya.
“BMH berharap agar semangat kebaikan ini terus meluas dan menggerakkan lebih banyak pihak untuk peduli terhadap para pejuang ilmu di seluruh penjuru negeri,” tutup Komara.